Ini terangkum dalam sebuah hadits dan primbon sunda tentang penciptaan langit dan bumi 6 masa. Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman: اِنَّ رَبَّكُمُ اللّٰهُ الَّذِيْ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَ الْاَ رْضَ فِيْ سِتَّةِ اَيَّا مٍ ثُمَّ اسْتَوٰى عَلَى الْعَرْشِ ۗ يُغْشِى الَّيْلَ النَّهَا رَ يَطْلُبُهٗ حَثِيْثًا ۙ وَّا لشَّمْسَ وَا لْقَمَرَ وَا لنُّجُوْمَ مُسَخَّرٰتٍ بِۢاَمْرِهٖ ۗ اَ لَا لَـهُ الْخَـلْقُ وَا لْاَ مْرُ ۗ تَبٰرَكَ اللّٰهُ رَبُّ الْعٰلَمِيْنَ "Sungguh, Tuhanmu (adalah) Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat. (Dia ciptakan) matahari, bulan, dan bintang-bintang tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah! Segala penciptaan dan urusan menjadi hak-Nya. Maha Suci Allah, Tuhan seluruh alam." (QS. Al-A'raf : 54) Enam masa itu menjadi tujuh hari dalam Hadits dan Primbon Sunda yang melambangkan dzat dzat ketuhanan, seperti hari selasa melambangkan a...
Oleh : Syin Kujang yang saya maknai sebagaimana huruf Syin dalam Huruf Hijaiyah arab. Sebuah pusaka dengan mata tiga. syin sendiri terdapat dalam al quran, di surat ya Syin. dilain sisi syin sendiri bermakna syinda atau sunda atau Rempah rempah. kujang merupakan sebuah pusaka warisan leluhur sunda.
Comments
Post a Comment